Menu
Home » Informasi Unik » Fakta Unik: Anggrek Ini Bukan Dikagumi Karena Keindahan Bunganya?

Fakta Unik: Anggrek Ini Bukan Dikagumi Karena Keindahan Bunganya?

Informasi Unik
2016
Post By 1 Comment

Jewel Orchid atau Anggrek Permata

Mungkin selama ini dalam benak kita anggrek adalah identik dengan bunganya yang indah. Tapi tahukah anda bahwa beberapa jenis anggrek justru lebih indah pada penampilan daunnya. Dengan ukuran anggrek yang sangat mungil dan motif daun yang begitu mempesona maka dalam kepustakaan dunia anggrek jenis-jenis anggrek ini dinamakan jewel orchid atau anggrek permata. Anggrek ini bukan dikagumi karena keindahan bunganya. Keindahan anggrek ini justru terletak pada venasi (urat-urat/jala) daun yang berwarna-warni dan ‘menyala’ seperti fluorescens. The Jewel Orchids memiliki beberapa anggota, di antaranya jenis-jenis Ludisia, Anoectochillus, Goodyera, dan Macodes.

Ditemukan Hampir Dua Abad Lalu, Inilah Anggrek Permata dari Indonesia (Anoectochillus reinwarditi)

Anoectochillus reinwarditii disebut sebagai anggota kelompok “Jewel Orchid” atau “Anggrek Permata”. Bunganya memang unik. Akan tetapi, spesies ini lebih dikenal karena daunnya yang menarik.

Karakter unik daun anggrek ini terletak pada bentuk, warna dan pola tulang daunnya. Anoectochillus reinwardtii memiliki daun berjumlah 4-6. Batangnya pendek sehingga di habitatnya anggrek ini tumbuh dengan posisi daun yang rendah. Daunnya berbentuk bulat telur hingga elips dengan ujung meruncing. Ukurannya tidak terlalu besar. Permukaan atas daunnya berwarna coklat kehijauan atau hijau yang sangat tua. Sementara permukaan bawah daunnya berwarna coklat muda dengan semburat jingga.

Jewel Orchid

Tulang daunnya sangat mencolok, berwarna jingga hingga merah yang sangat terang sehingga terlihat kontras dengan warna daunnya. Tulang daun yang bermula dari pangkal daun melengkung hingga ke ujung. Cabang tulang daun menjalar ke arah lateral membentuk susunan jala. Dalam keadaan basah atau terpercik air, daunnya akan semakin mengkilat dan menampilkan semua karakternya yang cantik. Karakter daun yang istimewa ini membuatnya bagaikan “permata” di tengah hutan.

Anoectochillus reinwardtii adalah anggrek tanah yang ditemukan hampir 2 abad lalu di Jawa. Spesies ini dipublikasikan oleh Carl Blume dan diakui secara sah sebagai spesies anggrek baru pada tahun 1858. Penunjuk spesies “reinwardtii” merupakan persembahan kepada Caspar Reinwardt, botanis asal Belanda kelahiran Jerman yang juga merintis Kebun Raya Bogor.

Anggrek Permata

Habitat utama anggrek ini berada di hutan hujan tropis dengan ketinggian 200-1500 meter di atas permukaan lain. Selain di Jawa, anggrek ini juga dilaporkan ditemukan di hutan Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Thailand dan beberapa negara Asia lainnya.

Meski di Indonesia kurang dikenal, anggrek ini justru diperjualbelikan di beberapa negara dengan harga yang lumayan tinggi. Di sejumlah negara Asia daun anggrek permata dikomersialisasikan sebagai bahan sayuran. Sementara beberapa masyarakat sub-etnik Batak Simalungun di Sumatera Utara diketahui memanfaatkan anggrek ini sebagai tumbuhan obat tradisional.

Anggrek Ki Aksara

Noectochillus reinwardtii adalah bagian dari sekitar 4000 spesies anggrek Indonesia. Dengan jumlah anggrek sebanyak itu tak mengherankan jika Indonesia disebut sebagai kerajaan anggrek dunia karena menyimpan hampir seperlima total spesies anggrek dunia.

Sumber : http://www.kompasiana.com/wardhanahendra/ditemukan-hampir-dua-abad-lalu-inilah-anggrek-permata-dari-indonesia_564c4913b192738709540fcc

1 Comment(s)

  1. Saya tertarik sekali dengan Jewel orchid di atas. Saya seorang penggemar anggrek, sedang mencoba mengumpulkan anggrek anggrek native Indonesia. Apakah tersedia anggrek Jewel orchid ini di kebun bapak/ibu? Terima kasih.
    ( Balas )

Your comment

Your name:

Your email address: Your message: